Rabu, 16 November 2011

Zero Moment - Titik Nol

Judul: The Joshua Files #3: Zero Moment/Titik Nol
Penulis: M.G. Harris
Penerjemah: Nina Andiana
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun: 2011
Hlm: 368
ISBN: 9789792276886


Sinopsis (Spoiler!):
Kali ini Joshua Gracia sudah berusia lima belas tahun. Badannya sekarang lebih tinggi dan lebih berotot. Secara tak langsung, ia jadi lebih sigap dalam melindungi diri dan Mum sangat bergantung padanya. Apalagi sekarang kemampuan Capoeiranya semakin ahli. Bersama Tyler (sahabatnya), Benicio (sepupunya), dan Mum, mereka berangkat ke Brasil untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Capoeira sebagai bagian dari kehidupan 'normal'nya. Tapi siapa sangka Ixchel dan Montoyo datang mengunjungi mereka di Brasil. Tiba-tiba semuanya serba penuh petualangan hidup dan mati lagi bagi Joshua. Kali ini mempertaruhkan nyawa orang-orang yang sangat ia sayangi, Mum, Tyler, dan Ixchel.

Cuap-cuap:
Setelah saya baca seri pertama Joshua Files: Invicible City saya selalu menantikan kelanjutan seri yang mengangkat topik suku Maya ini. Sayang sekali karena keterbatasan--dan kemalasan, saya sengaja nggak membuat review untuk buku keduanya, Joshua Files: Ice Shock. Tapi untuk buku ketiga Joshua Files series, saya dengan semangat '45 tak sabar untuk mengulas seri ini lebih lanjut.

Jadi, di buku ini Josh memasuki fase labil yang klise terjadi di kalangan remaja. Secara explisit ia cemburu karena Ixchel dan Benicio sangat akrab dan terlihat jelas saling menyukai. Dan M.G. Harris dengan sangat baik meramu mood Joshua sebagai karakter remaja pemarah dan dingin. Marahnya bukan tanpa alasan, Josh hanya belum tahu harus bersikap bagaimana menghadapi serangan rasa cemburu yang baru pertama kali dialaminya. Hingga akhir cerita, pencitraan karakter Josh sangat kuat dan perasaan Josh rupanya berperan penting dan terdeskripsikan dengan sangat detil sehingga membantu memuluskan keseluruhan jalannya plot cerita buku ini.

Tentu saja, nggak lengkap dong ya kalau nggak ada konflik. Dalam setiap cerita petualangan wajib ada pihak jahatnya. Masih lakon yang sama yang muncul di seri Ice Shock, Sekte Huracan. Jika dulu mereka menginginkan Codex Ix sekarang mereka menginginkan Josh. Hampir keseluruhan buku ini berisi tentang aksi penyelamatan yang dilakukan Josh dibantu Tyler dan Benicio. Kali ini adegan kejar-kejaran berlokasi di Brasil dan Swiss. Meski menurut saya lokasi-lokasi terpencil dan mistis di buku Ice Shock lebih seru tapi M.G. Harris sukses membawa suasana petualangan ala film Hollywood semacam pencurian dan kejar-kejaran mobil.

Joshua Files series mampu memberikan perasaan yang sama seperti saat saya membaca Hunger Games series; tak ingin buku ini berakhir. Banyak sekali rahasia yang terkuak, menyadarkan kita bahwa Joshua Files series pada akhirnya akan segera tamat. Rahasia-rahasia yang telah terkuak walau belum seluruhnya seperti misalnya, Gelang Itzamna, Hantu Camilla, pertemuan Josh dengan ayahnya, identitas Arcadio Gracia, dsb. Walaupun sebenarnya plotnya mudah ditebak (yah, normal sih, kan masih kategori YA) tapi tetap mampu membuat pembaca merasa excited dan berdebar-debar. Ingin sekali memberi lima bintang tapi sayang sekali, saya terlanjur baca Hunger Games series jadi bisa melihat kekurangan buku ini. So I think 4 stars out of 5 would be fair.

PS: Saya senang Gramedia mempertahankan keunikan cover The Joshua Files hingga seri ketiganya. Cover dari Gramedia memang yang paling bagus diantara terbitan negara lainnya.



12 komentar:

  1. Baca sambil setengah tutup mata. Takut spoiler. Kok gak ada yg kasih aku buku ini ya? *celingak-celinguk*

    BalasHapus
  2. Isinya emang kebanyakan spoiler sih, tapi cuma 20% dari isi buku kok, dijamin deh. Hehe.

    Eh, siapa tahu dpt Zero Moment murmer pas IRF 2011 besok..

    BalasHapus
  3. aku yg seri pertama blum dibaca :D

    BalasHapus
  4. Monggo dibaca, kalo doyan novel YA-ringan, buku ini seru lho..

    BalasHapus
  5. Jd [gn baca ini ..duh semua kok jd pgn dibaca sih, para BBI emang ganas kalo bikin repiu pasti bikin pgn beli hahaha

    BalasHapus
  6. Dulu sempat tertarik dengan buku ini tapi ga jadi beli,eh ternyata bersambung ya? Dan sepertinya baguus :( huhuhu.
    Tunggu tamat ah baru baca lengkap, siapa tahu Gramedia keluarin box setnya hehe

    BalasHapus
  7. @Bunda Ory
    Iya, covernya bagus! Dari seri 1-3 bagus smua, etnik gitu. Paling bagus terbitan Gramed kemana-mana deh. Kalo terbitan negera lainnya biasa bangeeet. hehe

    @Mas Dion
    Karena BBIers itu bakat sales Mas, pada persuasif smua deskripsinya. Tapi saya masih kalah sih dibanding yg lain.. :P

    @Mba Mia
    Iya, kabarnya sih seri ke empat mau terbit 5 April tahun depan, dibarengin terbitan volume ke lima di UK. Kalau mau nunggu boxset kira2 dua tahun lagi mba, sabar yaaa :)

    BalasHapus
  8. Balik lagi. Baru berani baca, hehehe... Aku sukanya seri 3 ini terutama karena sosok remaja dalam diri Josh diekspos. Kita jadi merasa Josh itu lebih manusiawi, bukan semata2 a hero boy gitu. Sisi emosionalnya aku suka ditambah time travelnya yg bikin deg-deg-an

    BalasHapus
  9. @Mba Fanda
    Iya bener mba, selain kejar2an kisah Josh remaja ini seru juga. Sebenernya emang uda keliatan sih kalo Josh dan ixchel pada akhirnya... tapi seru juga melihat perkembangannya di buku ini.

    BalasHapus
  10. kok buku keempat belum nongol yaaaa..???
    *baru seminggu yang lalu baca buku ketiga..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ga salah dulu rencananya bulan April ini buku keempat keluar. Tapi kayaknya diundur deh..

      Sabar ya :D

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...