Minggu, 10 Februari 2013

Monthly Giveaway February 2013

MONTHLY GIVEAWAY FEBRUARI 2013



Februari identik dengan bulan cinta karena tanggal 14 Februari adalah perayaan hari Valentine. Terlepas dari ikut merayakan V's day atau nggak, bulan ini temanya adalah tema romantis. Jadi hadiah untuk Monthly Giveaway Februari harus novel romance dooong~

Monthly Giveaway kali ini disponsori oleh seorang penulis novel, mba Francisca Todi yang menyediakan satu buah novel Mafia Espresso untuk teman-teman sekalian. Mba Cisca yang kebetulan teman twitter saya ini rajin banget nulis tips & trick tentang kepenulisan baik di twitter maupun di blognya [here]. Check her out guys, you'll like her.



Judul: Mafia Espresso
Penulis: Francisca Todi
Penyunting: @angtekkhun
Penerbit: Gradien Mediatama
Tahun: 2012 
Hlm: 320
ISBN: 9786022080411

Sinopsis:
Mafia Espresso:   
Dentuman suara Lady Gaga dari radio tetangga lantai atas, lamat-lamat tenggelam dalam otakku, lalu mengirim sinyal panik ke seluruh tubuh. Aku terduduk di ranjang. Jam berapa ini? Tanganku meraih telepon genggam di atas meja. Angka yang tertera di layar membuat rasa panik kembali mencengkeram.

Jam delapan? Bagaimana mungkin?

Sophie Pieters mengira masalah terbesarnya pagi itu adalah datang tepat waktu ke kantor, memberi presentasi memukau, dan memenangkan hati kliennya agar dia dan timnya tidak kehilangan pekerjaan. Ternyata, salah besar! Masalah sebenarnya dimulai ketika mobilnya ditabrak dalam perjalanan ke kantor. Setelah menumpahkan kejengkelannya dan mengebut ke kantor, Sophie dibuat terkejut menemukan pria penabraknya itu ternyata adalah calon kliennya dari Italia, Antonio Azzaro. Situasi semakin diperburuk ketika Patricia, bos Sophie, membuka sesi presentasi dengan tanpa sadar mengutip ucapan Sophie bahwa dia baru saja ditabrak oleh “seorang idiot yang menjengkelkan”.

Maka, musim gugur di negeri Belanda yang berangin dan berhujan, tidaklah lebih buruk dari hari-hari Sophie selanjutnya. Kepungan masalah datang beruntun di tengah aroma espresso yang menemani hari-harinya. Krisis ekonomi keluarga, Ray yang bertingkah, dan yang paling parah adalah jebakan masalah yang dibenamkan Antonio Azzaro. Siapa lelaki Italia parlente, bos perusahaan Eco Green yang gemar mengaduk-aduk hatinya itu?

Kepada siapa selayaknya Sophie melabuhkan hatinya?

Novel ini sudah pernah saya review Maret tahun 2012, untuk membaca review lengkapnya, silakan klik disini.

Masalah demi masalah datang beruntun menerpa Sophie tapi Antonio selalu ada disisinya dan berusaha membantunya. Semua orang dapat melihat betapa Antonio tergila-gila padanya tapi Sophie masih ragu karena sebenarnya Antonio adalah seorang Mafia. Iya, Sophie mendengar Antonio mengatakannya sendiri maka dari itu Sophie berpikir hubungan mereka tidak akan berhasil.

Seluruh latar suasana dalam novel Mafia Espresso ini penuh dengan guyuran hujan dan secangkir espresso karena Sophie suka sekali minum kopi. Bahkan rasa-rasanya saya mencium aroma kopi saat membaca paragraf yang membahas masalah kopiharum. Saya bisa melihat betapa plotnya terjalin dengan baik dan bahkan ada sedikit twisted di bagian ending yang sangat bagus. Setiap karakter mendapat porsi pas dan penokohannya terdeskripsikan dengan apik.



Waktunya giveaway di mulai. Sudah siap belum? Caranya mudah, seperti biasa kalian tinggal isi Rafflecopter di bawah ini ya~ aaaaand Happy Valentine!!

Giveaway ini hanya berlaku untuk peserta yang berdomisili di Indonesia

CLOSED!!
Congratulation 

Kerenza Z.

(Pemenang harap segera konfirmasi dalam waktu 2x24 jam jika tidak akan dipilih pemenang baru.)
 

  • Sign in: masukkan email atau username facebook kamu
  • Wajib isi nama dan identitas yang bisa di hubungi
  • Wajib Like Fanpage Francisca Todi dan follow twitter @CiscaTodi
  • Wajib meninggalkan komentar dan follow GFC
  • Lainnya Optional (subscribe email, follow twitter, tweet giveaway, dll) 
  • Semakin banyak mengisi entry, maka kesempatan menang semakin besar
  • Giveaway berlangsung tanggal 10-02-2013 pukul 12.00 WIB s/d 20-02-2013 pukul 12.00 WIB
  • Pemenang akan diumumkan tanggal 20 Februari 2013
  • Saya akan mengecek seluruh entry dan entry yg tidak valid akan dianggap gugur
  • Goodluck (^________^)
a Rafflecopter giveaway

49 komentar:

  1. pernah. Liat aja dari matanya. Ada yang iya, ada yang nggak

    BalasHapus
  2. udah baca pnya temen. Ceritanya bgus. Covernya jg ok. Mg ada buku2 slnjutnya ya,mbk francisca

    BalasHapus
  3. Belum pernah..masih cupu nih..hihihihi....

    BalasHapus
  4. doubted a love? not yet.
    karena tidak berpengalaman, till now, belum merasakan cinta lawan jenis bila dibandingkan cinta kepada sahabat/keluarga/Tuhan. Dan sejauh ini hanya pernah mengalami beberapa ketertarikan-ketertarikan. jadi bagaimana bisa merasa meragukan cinta? :)

    BalasHapus
  5. pernah, dari gerak gerik dan matanya yg gg spenuhny tulus...

    BalasHapus
  6. tidak pernah. Karena Cinta itu membuat hidup dan bahagia

    BalasHapus
  7. Doubted a Love? Never. Yg kuragukan adalah kesetiannya... juga aku. Krn perasaan seseorang itu tdk dapat dipegang. Bahkan aku kadang tdk percaya pada diri sendiri. Kalau aku tidak setia, mudah sekali berpaling dan mengkhianati cinta itu ^^

    Dan cinta yg tak perlu diragukan adalah cinta-Nya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh, ya, ID-ku Esvandiari ^^ @esvandiarisant

      Hapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Meragukan cinta. Pernah lah. Karena cinta butuh pengorbanan & kesetiaan. Cinta sama setia itu beda. Tapi untuk setia laki-laki kok susah ya? Wanita lebih setia biasanya. Hidup itu harus penuh cinta. Ya jalanin saja semuanya. Pasti akan menemukan cinta yang setia dan terbaik. Ada masalah ya diselesaikan. Kalau ketemu yg g setia ya semua tergantung kamu mau terus atau bubar? Tapi saya lebih memilih bubar kalau orang tersebut tidak setia. Cinta itu seharusnya selamanya. Mau susah mau senang ya dihadapin semuanya.

    BalasHapus
  10. Dubious love? Never. Especially love of god.
    Which I doubt it is the people who love me. because everyone followed many demons, who can change his feelings

    BalasHapus
  11. meragukan cinta, gak pernah. sebab aku yakin cinta itu ada dan di mana-mana. Ada dalam diri tiap orang, penjahat sekalipun. Sebab orang jahat jg melakukan kejahatan demi membahagiakan keluarganya ataupun diri sendiri sendiri, juga karena rasa cinta itu.

    BalasHapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  13. Meragukan cinta? Hmm sepertinya nggak pernah. Setiap orang kan memiliki rasa cinta tulus di dalam hatinya.

    BalasHapus
  14. belum pernah :)
    saya masih remaja 16tahun yg blm pernah berhubungan maupun mencintai org dg serius, jadi menurut saya tidak ada yg perlu diragukan dr sesuatu yang disebut cinta~

    BalasHapus
  15. Well sampai sekarang nggak tau deh udh pernah fall in love atau belum. Sptnya sih belum. But who knows? Smpe skg blm tau cinta itu rasanya kyk gmn. Ntah yg dirasa itu cm sekedar suka, kagum, ngefans, sayang atau bnrn cinta. Hahaha.

    BalasHapus
  16. hmmm... sepertinya pernah. :)

    BalasHapus
  17. sering. soalnya gitu deh, kadang 2 orang yang awalnya gak kenal dan belum berkorban perasaan (sakit hati) akhirnya bisa menikah, sedangkan banyak orang lain yang setia nunggu bertahun tahun (korban perasaan dan sakit hati) tetap mencintai satu orang tertentu dalam hatinya, malah dapetnya nikah sama org lain. *muka polos*

    BalasHapus
  18. Meragukan Cinta, Mungkin Pernah. Karena aku bukan tipe orang yang mudah percaya pada orang lain, cenderung suka curiga. Apalagi kalo soal cinta pasti aku akan lebih fikir-fikir lagi, apa dia bener-bener cinta atau cuman main-main aja. Tapi dengan berjalannya waktu aku akan memahami dia lebih dan lebih lagi, dan keraguan cinta itu akan hilang dengan berjalannya waktu :D

    BalasHapus
  19. Seperti kopi, kalo buatnya ragu-ragu, nanti malah terasa hambar.

    Mungkin biar lebih terasa kopinya, dapet hadiah kopi jg dong.hehehe.


    BalasHapus
  20. doubted love? pernah. Malah aku hampir gak percaya sama cinta lagi gara-gara aku keseringan ditusuk dari belakang atau di kasih harapan palsu sama orang-orang yang aku cintai dengan tulus, tapi mereka membalasnya dengan menyakiti hatiku.

    BalasHapus
  21. Hmmm meragukan cinta ya? Kayaknya nggak pernah sih, palingan yang diragukan itu kesetiaan kali ya. Habisnya sering diboongin cowok sih, eh tapi aku percaya pasti ada cinta yang belum nyampe aja ke akunya ( yah malah curcol nih, hahaha) Kalo cinta itu kan universal ya. Nggak harus sama lawan jenis juga kali ya. Hidup cinta (/ >o<)/

    BalasHapus
  22. Meragukan cinta? Enggak pernah dan jangan sampai. Karena tiap kebahagian, suka duka air mata, bahkan luka di rongga dada, masih terselip cinta. Cinta yang tak pernah mati atau pergi sepanjang hidup kita. CintaNya. Cinta yang abadi sampai kapanpun juga. :)

    BalasHapus
  23. meragukan cinta? enggak lah.... aku kan pelanggan setia novel harlequin :D
    masalahnya cinta itu kayak hantu, banyak yang ngomongin tapi jarang yang beneran bisa ngeliatnya --"
    aku sih termasuk orang yang belum pernah ngeliat hantu, tapi liat cinta in real life? ada lah..... Aji n Ibu-ku, emang mereka gak pernah ngungkapin pake kata-kata, but rasanya nyaman kalo bareng mereka ;p

    BalasHapus
  24. Tidak pernah, karena terlalu banyak cinta bertebaran disekeliling kita. Orang tua, pasangan, anak, semuanya berhimpun dlam cinta.
    saya tidak meragukannya.

    BalasHapus
  25. Kalo abis dikecewain, kadang suka meragukan. Tapi tinggal mengingat Tuhan, orangtua, kakak dan adik saya aja, dan saya kembali percaya bahwa cinta itu ada. Love is all around and within you. Tapi kadang orang ignore aja because they only see what their eyes want to see. Eaaaa...
    Thank you for the giveaway! ^^

    BalasHapus
  26. bnr2 penasaran dgn jalan ceritanya.. berharapa banget bisa baca buku ini.. :)

    BalasHapus
  27. Doubt will love?
    hmm ... I doubt at all that other people love gave to me, because their love is never sincere, as sincere love of mother and God. Man is not perfect, and I believe that, including their love, because I doubt it. And why there is the proverb says, "Believe in yourself, do not believe it to others." [retoris]

    BalasHapus
  28. Bukunya menarik. Penasaran!
    Bismillah, ikutan!

    BalasHapus
  29. Meragukan cinta? nggak pernah deh kayanya XD

    BalasHapus
  30. meragukan ya? nggak pernah sih. soalnya orang di sekelilingku gak pernah pura-pura untuk mencintai satu sama lain. karena cinta itu emang tulus.
    kalo kita ragu, ya berarti kitanya yang sebenernya gak cinta. ya gak sih? maap kalo agak lantur._.

    BalasHapus
  31. Pernah. Sampai mau menikah ini pun rasanya masih suka nggak ragu dan kurang percaya sama dia. Eh seriusan kamu cinta sama aku? Seriusan bisa nerima aku apa adanya? Kata orang-orang itu normal. Ya begitulah :)

    BalasHapus
  32. pernah tapi mending gak usah diceritain deh penyebabnya.

    BalasHapus
  33. Meragukan cinta? pasti pernah meragukan cinta saat disadari atau tidak disadari. Melihat tatapan matanya dan ucapan yang agak kurang sejalan dengan yang dilakukannya. Tuhan yang membolak-balikkan hati manusia jadi ada saatnya merasa yakin pada pasangan dan ada saatnya meragukan pasangan. Itu masalah hati seseorang yang merasakannya :))

    oh iya ini ID ku @Arlin_WS

    BalasHapus
  34. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  35. Meragukan cinta? wahh.. saya banget itu.
    Wajar kok, setiap orang pasti pernah punya keraguan dalam hidupnya. Begitupun masalah cinta.
    Ceritanya mirip dengan kehidupan saya juga. Itu sebabnya, ketika cinta itu ada... dan ia datang membawa cinta. Saya lebih memilih mundur ketimbang memperjuangkannya. Karena itu tadi... "keraguan".
    Penasaran sama novelnya... sad ending atau...? ^^


    ID:
    twitter: @aditaa_
    fb: Andita Radianti

    BalasHapus
  36. Meragukan cinta?? hmm.. pernah ko... karna terkadang aku gak bisa membedakan mana yg benar2 cinta ato yang cuma kagum...

    BalasHapus
  37. Sepertinya bagus, dan sebuah kesalahan kalau baca review2 buku seperti ini. bikin ngiler, dan akhirnya jadi pengen berburu novelnya. hehehe

    BalasHapus
  38. jujur saya pernah meragukan cinta disaat muda dulu, mungkin karena saya sendiri waktu itu nggak bisa komit pada satu cinta, sehingga saya sering nggak percaya pada cinta orang lain. :D

    BalasHapus
  39. pernah.. karena bagiku cinta itu abstrak sekali ya? gak ada yang bnar-benar bisa memberikan deskripsi cinta secara benar.

    BalasHapus
  40. yup, aku pernah meragukan cinta. Cinta pada awalnya memang indah, terasa tulusnya. Cinta yg ragu itu karena belum bisa menerima apa adanya satu sama lain juga kurang percaya satu sama lain. Ya, itu tergantung bagaimana menjalaninya. Untuk saya, belum ada. Tapi aku percaya suatu saat nanti akan menemukan cinta yg tulus, ketika jantung saya berdegup lebih cepat ketika dia ada..someday :)

    BalasHapus
  41. saya masih bingung *celingakcelinguk

    BalasHapus
  42. Kalo meragukan cinta, sepertinya tidak pernah. Yang pernah adalah meragukan orang yang menyatakan cinta. Cinta terhadap lawan jenis dalam hal ini. Seringkali kutemui banyaknya manusia-manusia menyatakan "cinta" terhadap orang yang mereka [anggap] cintai, tapi kenyataannya, tidak ditemukan pembuktian di sana. #Aduhh... :D

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...