Kamis, 21 Maret 2013

Love, Curse & Hocus-Pocus

Judul: Love, Curse & Hocus-Pocus
Penulis: Karla M. Nashar
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun: Januari 2013
Hlm: 416
ISBN: 9789792289763
Rated: 4/5
Sinopsis:
Love, Curse & Hocus-Pocus:   
And what would you do, if I told you I have no intention to kiss you?”

“Kurasa... aku akan membuatmu mengubah keputusanmu itu.”

Ketika Troy Mardian dan Gadis Parasayu yang saling membenci harus terbangun dalam keadaan bugil dengan memori kabur akan pernikahan mereka, reaksi pertama mereka adalah berteriak histeris. Mereka curiga jika semua keanehan itu berkaitan dengan wanita gipsi tua yang mereka tertawai pada acara ulang tahun kantor mereka.

Untunglah mimpi dan realita yang tumpang tindih mempermainkan akal sehat mereka itu segera berakhir, dan membawa mereka kembali ke dunia nyata. Kali ini Troy dan Gadis yakin semua keanehan yang mereka alami itu telah berakhir. Setidaknya demikian, hingga tugas kantor membawa mereka ke negara para Duke dan Duchess, Inggris.

Dalam penerbangan yang melewati turbulensi ekstrem dan nyaris merenggut nyawa, keduanya dipaksa berpikir ulang tentang perasaan masing-masing.

Meskipun mereka saling membenci sejak pandangan pertama, mungkinkah berbagai peristiwa aneh tersebut justru mengubah rasa tidak suka mereka menjadi cinta?

Dan ketika Troy dan Gadis mengira hidup mereka sudah mencapai puncak kebahagiaan tertinggi, nun jauh di sana, sayup-sayup suara gemerencing lonceng perak kecil milik si gipsi misterius kembali membelah pekatnya malam...

Lalu apa kira-kira yang akan terjadi pada Troy dan Gadis kali ini?

Cring... cring... cring... Beware!

Please read the first book because this review might contains a lot of spoiler. So I'm warning you, read at your own risk.

Nah, setelah ending yang nggak memuaskan di buku pertama. Eh, bukannya nggak memuaskan sih ya, tapi endingnya cliffhanger banget. Jadi antara campuran kesel, pengen banting buku, excited, kepo, sekaligus kagum jadi satu. Iya nggak sih?

Nah, saya terharu ketika tanpa sengaja tahu info new release buku lanjutannya ini. Akhirnyaaaaa~ tampak akan ada kejelasan di buku kedua. Dan begitulah, life goes on. Dalam kasus Troy dan Gadis, cerita seakan nggak pernah terputus selama 5 tahun seperti pembacanya yang harus sabar menanti sejak 2008, tapi cerita di buku ini dimulai tepat ketika cerita berakhir di Love, Hate & Hocus-Pocus.

Setelah dipermainkan takdir, (secara mereka di dunia paralel sudah menikah dan sedang hamil anak pertama gitu) tiba-tiba saja kembali ke titik nol, mereka kembali jadi musuh. Persis seperti sebelumnya. Hanya saja ingatan masa-masa indah itu masih melekat erat tapi karena kembali ke status awal jadi mereka dengan bijaksana menanggap semua itu tidak pernah terjadi.

Tapi hal itu nggak bertahan lama karena dalam perjalan menuju London dalam rangka dinas kerja, baik Troy dan Gadis kembali terlempar ke dunia paralel dimana mereka sekali lagi menjadi pasangan suami istri. Sayangnya kali ini pengalaman mereka tidak seindah bulan madu. Mereka mengalami cobaan yang berat, kehilangan..

Dan tepat saat mereka sedih atas kehilangan itu, mereka kembali ke dunia nyata. Duh, kejam sekali permainan takdir. Sejak saat itu hubungan mereka benar-benar tidak stabil, penuh dengan ranjau. Apalagi ada kedatangan mantan masing-masing. Si Lucinda, mantannya Troy dan si Putra mantannya Gadis.

Di tengah hubungan yang sudah setipis benang itu, baik Gadis dan Troy memutuskan mencari gipsi yang menyebabkan masalah ini. Mumpung mereka berdua ada di London gitu. Nah, kemudian dimulailah perjalanan mereka keliling Inggris demi mencari gipsi usil yang mempermainkan takdir keduanya.

Buku kedua ini jauh lebih tebal dan padat dibandingkan Love, Hate & Hocus-Pocus. Plotnya lebih rapi dan konfliknya lebih beragam dengan adanya kehadiran saingan yang bikin masing-masing pihak insecure. Ada tambahan karakter sentral juga, si gipsi Lyubitshka. Karla M. Nashar juga tidak kehilangan kepiawaiannya dalam membawa kita maju mundur ke dua dunia yang berbeda. Saya serasa diajak nonton film yang peralihannya smooth sekali.

Sayangnya saya tidak menemukan gaya bahasa heboh nan ramai seperti di Love, Hate & Hocus-Pocus. Mungkin karena sudah terpoles selama 5 tahun jadi gaya bahasa Karla M. Nashar jauh lebih rapi. Sebenarnya bukan pertama kali saya baca polesan gaya bahasa rapi ala terjemahan milik Karla M. Nashar secara saya sudah baca Ti Amo Tia Amoria yang terbit tahun 2011 lalu. 

Namun jauh di dalam lubuk hati saya menginginkan adanya konsistensi gaya bahasa dalam kedua seri ini. Meskipun saya suka kearpian gaya bahasa tapi saya kehilangan the excitement and the nuances of their interactions. Tetep lucu sih, cuma sudah nggak selucu dan serame di Love, Hate & Hocus-Pocus lagi. I kinda miss it.

Anyway, saya suka buku ini membawa babak baru dalam perkembangan karakter keduanya. Si Troy sudah jauh lebih dewasa, tentunya dia jadi nggak senajong dulu. Troy jadi lebih mau berkompromi, dan mulai menunjukkan perhatian pada orang lain selain egonya sendiri. Sedangkan Gadis berubah jadi lebih insecure setelah mengalami goncangan mental yang memang menyedihkan (read it and you'll know what I mean). Buku ini memang bukan favorit saya, tapi seenggaknya sukses memuaskan rasa penasaran saya tentang endingnya akhirnya terobati juga. 


My reviews for this series


10 komentar:

  1. Eh ciyeeeh tampila blognya baruuu :D
    eh udah dua seri ya berarti ini bukunya. aaak, jadi penasaran mau baca XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa.. baca mba, ada fantasy-nya dikit :D

      Hapus
  2. cieee baru nih, ini buat yg sesuai tutor dari mbak Nana kemaren ya? ak belum nyoba, hehe.

    ak, ak belum sempet buat review buku ini, huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mba, gatot kalo dari mba Nana itu *tepok jidat*
      Ini sih aku ambil dari imagination design :D

      Ayo gih bikin reviewnya, aku penasaran sama pendapatmu :P

      Hapus
  3. Balasan
    1. Iya, aku suka sama laba-labanya. Masih blm bisa memutuskan itu dari kue atau kain/boneka

      Hapus
  4. Ohh, jadi buku ini dwilogi. Nyoba nyari deh kapan-kapan, hehehe

    BalasHapus
  5. Suka sama judulnya, Hocus Pocus... belum nemu nih :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa sih syfaa? Uda out of stock kah?

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...