Senin, 02 Februari 2015

Guilty Pleasure

Judul: Guilty Pleasure
Penulis: Christian Simamora
Penerbit: Gagasmedia
Tahun: 2014
Hlm: 410
ISBN: 9789797807139
Rating: 3/5
Sinopsis:
guilty pleasure:   
BERHENTILAH MENCARI LAKI-LAKI UNTUK MEMBUATMU BAHAGIA.
MULAILAH MENJADI PEREMPUAN BAHAGIA YANG DICARI LAKI-LAKI.

Dear pembaca,

Sebelumnya, aku minta maaf karena terpaksa mengakui kalau cerita ini dimulai dengan adegan paling klise di sepanjang sejarah fiksi: tabrakan. Pembelaan dari diriku hanyalah, saat menuliskannya di bagian awal cerita, entah kenapa aku yakin sekali ini cara paling pas untuk mempertemukan Julien dan Devika, mengingat keduanya berasal dari dua dunia yang sama sekali berbeda.

Guilty Pleasure adalah sebuah cerita cinta, yang tentu saja terasa sangat sederhana kalau dibandingkan dengan rumitnya hubungan percintaan di dunia nyata. Novel ini bercerita tentang keraguan; bisakah kamu memercayakan masa depan di tangan orang yang belum bisa berdamai dengan masa lalunya?

Bolehkah aku bertanya sekarang, apakah bacaan yang seperti ini yang sedang kamu cari? Kalau benar begitu, aku bersyukur sekali bisa mempersembahkan cerita ini untukmu. Selamat membaca dan, seperti biasa...

selamat jatuh cinta.


CHRISTIAN SIMAMORA

Devika 'The TV Bitch' bertemu dengan Julien Ang dalam tabrakan mobil. Oke, klise. Tapi tidak bosan-bosannya saya mengatakan, Christian Simamora memang piawai menulis cerita klise jadi sesuatu yang menyenangkan untuk dibaca. This TV Bitch is in her rising carrer, still in her 20s and recovering from her past long relationship. But she's smitten with Julien Ang, a CEO of his own company, a second generation (or third?) from conglomerate family, handsome and undoubtedly very hot, but already in his 40. Oh, both are single btw.

So, long story short, they are dating. Age gap doesn't matter. They're both head over heels of each other. Looks like a harmonious relationship. But, why he can't seems to forget about past lover? Sampai kapan Devika bisa terus tahan memaklumi masa lalu Julien?

Tidak seperti novel CS akhir-akhir ini yang memiliki ambiens cenderung meledak-ledak, kadang cepat, kadang diseret-seret dan terlalu dramatis. Guilty Pleasure memberikan warna yang sedikit lebih tenang, konsisten, alur cerita terasa sedang (tidak cepat maupun lambat) dan plotnya tertata rapi. Mungkin dipengaruhi oleh karakter Julien yang dewasa, maklum sudah kepala 4 sehingga sudah dapat dikatakan matang secara kepribadian. 

Saya suka Devika, she's the TV Bitch but not bitchy at all in real life. Malah Devika cenderung kalem dan termasuk yang paling cewek baik-baik diantara semua karakter JBOYFRIEND lainnya. She's thoughtful, smart, kind, and polite. Yah, walaupun agak dramatis juga sih akhinya dalam menyikapi masalah masa lalu Julien, but not that dramatic either. 

Dan saya suka tagline novel ini

BERHENTILAH MENCARI LAKI-LAKI UNTUK MEMBUATMU BAHAGIA.
MULAILAH MENJADI PEREMPUAN BAHAGIA YANG DICARI LAKI-LAKI.

That's saying something, isn't it? I think it's a great message for you all.
Saya suka semua karakternya. Bahkan temen-temen Devika, Ren dan kawan-kawannya mendapat porsi cukup banyak. Ren, manajer sekaligus sahabat baik Devika, is gay, dan tidak malu-malu membeberkan fakta-fakta tentang kehidupan gemerlap mereka di ibukota. Banyak yang saya pelajari sisi lain dunia mereka melalui novel ini dibandingkan dari sumber lain. Obrolan-obrolan mereka yang cablak dan apa adanya sukses membuat saya berubah pikiran tentang mereka. They're not that bad, they're not always happy, and they're also working hard on whatever they're aim, twice as hard because, well, you know.

Long story short, saya menghabiskan waktu sebulan untuk membaca dan mereview buku ini, fiuuh (elap keringet dulu). Tumben banget ya saya kalem baca buku CS. Biasanya habis dalam sekali duduk dan sambil kipas-kipas kepanasan. Devika dan Julien juga hot sih, tapi karena ditulis dengan rapi, dialognya juga lebih kalem (kalem hot gitu deh, Julien is def a mature guy) jadiii yaa saya nyantai juga bacanya. Anyway, buku ini khusus dewasa ya, be at least 21+ before reading it.

All in all, saya acungin jempol untuk CS karena Guilty Pleasure at least membawa nuansa baru ditengah karya-karyanya yang meledak-ledak dan punya tone sama, kinda boring actually, ya masa di buku ini dan itu sama gitu mulu. But, this one can't got away from my poor rating. Tidak ada yang tidak saya suka dari novel ini, bahkan saya suka dengan eksekusi endingnya, but kurang dapet feelnya aja, that's why I only gave 3 stars.

19 komentar:

  1. Novelnya CG emang kesannya gitu-gitu aja ya...tapi bikin nagih...hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. I think we fall for his writing style ya mba :))

      Hapus
  2. setuju :)

    btw pas kamu balikin kok ada paperdoll ya ky? kalau g salah paperdoll-nya buku All You Can Eat, titipan mbak desty kah? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wogh, bukan.. itu paperdoll All You Can Eat ku berarti kebawa yaa? Ya udah buat koleksimu aja mba ^^

      Hapus
  3. Pengen nyoba bukunya CS, tapi masih bingung mau yang mana. Mungkin ini bisa dijadikan awal yang bagus (?) xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tapi ntar setelah top wishlist terpenuhi semua :p

      Hapus
  4. Sepertinya bukunya menarik, sayang saya belum termasuk kategori dewasa :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, jangaaan kalo gitu. Tenang ajaaa, masih banyak teenlit yg bagus kok ^^

      Hapus
  5. wawawa saya penasran buku ini. mau beli kok ya mihil. nabung dulu ah.. x)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyahaha, apa yg bikin penasaran Rico? Hayoo~
      Hu um, buku skg mahal yaa T.T *ikutan curcol

      Hapus
  6. Aku belum pernah baca bukunya Christian Simamora sih, Kak..
    Takut ketagihan. Hihi. Dan aku belum 21. --a

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ndak usah dulu kalo belum 21 hahaha

      Hapus
  7. Salut sama Christian Simamora yang buku-bukunya bisa tebel-tebel dengan gaya bahasa yang ngalir banget. Tapi buat saya sendiri, buku jenis ini enaknya cari pinjeman aja sih bukan buat dikoleksi, haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk, iyaa tergantung selera sih. Aku sebenernya pengen koleksi juga, tapi kok mahal gitu, jadinya ya beli yg bisa dibeli dulu deh.. hahaha #nyicil

      Hapus
  8. Duh jadi pengin deh, tapi umur belum mencukupi wkkkk :D Mungkin gak pp kali yah, kan resiko tanggung sendiri...hehehhe #bocilbanget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heh, ga boleh! *banned bukunya dari rak dhefty

      Hapus
  9. Nah.. jadi malu ngomentnya -_- aku masih 16thn sih mbak..dannn... i've been read this :D.
    Btw aku juga suka sama Jboyfriend series. Tp Jbf (Julian) disini kurang demen akunyaaa. Bikim illfeel sihh.... 40thn.. terlebih rambut 'merica'nya ituulooohhhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dek, ngapain kamu baca ini?? *tabok
      Hahaha, wajar kalo kamu ilfil sama Julian. Ga ada yg suka sama yg udah 40 kecuali cewek2 older than 27 (yah, below 27 juga ada sih, kayak devika ini, but you get my point, right?). =))

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...